Archive for the 'Ekonomi' Category

16
Dec
08

10 kesintingan utama arsitektur finansial global

10 kesintingan utama arsitektur finansial global

Oleh: Wandy Nicodemus Tuturoong

1.HAK MEMPRODUKSI UANG DIRAMPAS DARI NEGARA

Tak ada demokrasi di sini. Hak memproduksi uang bukanlah milik pemerintah, tapi milik swasta (The Fed, dalam kasus AS). Di negara-negara lain seperti Inggris atau Indonesia, hak memproduksi uang diberikan secara eksklusif pada bank sentral yang “independen” . Yang artinya, operasi bank sentral yang serba rahasia dan “obscure” tidak bisa dikontrol oleh publik. Sebaliknya seluruh operasi dan mekanismenya mengikuti supervisi yang diberikan oleh Bank of International Settlement (BIS, banknya bank-bank sentral) yang disetir oleh The Fed dan bank sentral beberapa negara Eropa. Sistem ini telah dimulai sejak berdirinya The Fed di tahun 1913 dan BIS di tahun 1930-an.

2.UANG YANG DIPRODUKSI ADALAH HUTANG PLUS BUNGA

Tak banyak yang menyadari bahwa setiap kali uang diproduksi, negara harus berhutang pada bank sentral. Ya, betul. Negara, yang diwakili pemerintah tak boleh memproduksi uang begitu saja. Ia harus berhutang atau mengeluarkan surat hutang untuk ditukarkan dengan uang oleh bank sentral. Tak cuma itu, hutang tersebut juga memiliki bunga yang harus dibayarkan oleh pemerintah (“interest-burdened debt”). Wajar saja kalau seluruh planet bumi ini penuh dengan hutang (lihat www.webofdebt.com)

3.UANG DIPRODUKSI, TAPI BUNGANYA TIDAK

Tadi disebutkan bahwa uang yang diproduksi adalah hutang pemerintah pada bank sentral yang dikenakan beban BUNGA. Persoalannya, pada saat uang diproduksi, bunganya TIDAK ikut diproduksi. Nah, pertanyaannya adalah: Bagaimana hutang tersebut akan dibayar, kalau bunganya tidak pernah dicetak atau diproduksi? Misalnya, pemerintah AS meminta The Fed untuk memproduksi uang sebanyak $100 juta dengan bunga 6 persen. Artinya, pemerintah AS berhutang $106 juta pada The Fed. Tapi, karena uang yang diproduksi hanya $100 juta, pemerintah AS takkan pernah bisa membayar lunas hutangnya. Mengapa? Sebab, ia harus kembali “berhutang” (plus bunga) untuk mendapatkan $6 juta sisanya. Ini bukan cuma kekeliruan matematis, tapi salah satu kesintingan utama yang telah lama terjadi. Sebab dengan cara ini, jumlah hutang akan terus bertambah secara tak terbatas.

4.PUBLIK TAK BOLEH PALSUKAN UANG, TAPI BANK BOLEH

Memalsukan uang oleh publik adalah tindakan subversif. Tapi, tidak bagi bank. Sistem yang sekarang membolehkan bank untuk memberikan pinjaman atau kredit sebesar ratusan hingga ribuan persen dari cadangan modal yang dimilikinya. Bila cadangan wajib perbankan ditentukan 10% misalnya, maka dengan modal sebesar $100 juta, bank bisa memberikan kredit hingga $900 juta – tentu saja dengan mengenakan bunga bagi si peminjam. Inilah yang dinamakan dengan “fractional reserve system” atau sistem cadangan fraksional. Sistem ini membuat kita mudah menyimpulkan bahwa cara paling cepat untuk jadi kaya adalah dengan memiliki bank. Tapi, pihak yang paling bertanggung jawab terhadap inflasi (uang beredar lebih besar daripada barang) juga tak lain adalah bank.

5.KEMISKINAN ADALAH HASIL NISCAYA DARI SISTEM INI

Jangan percaya bahwa kemiskinan adalah hasil dari kemalasan. Setiap manusia adalah ciptaan Tuhan yang mulia dengan segenap potensinya. Kemiskinan terjadi lantaran pengenaan bunga pinjaman. Bank-bank memberikan pinjaman atau kredit bagi publik dengan beban bunga. Artinya, publik harus “bertarung” untuk mengembalikan pinjamannya lebih tinggi dari yang mereka pinjam. Padahal, seperti dijelaskan sebelumnya, bunga yang harus dikembalikan itu tidak pernah diproduksi oleh bank sentral. Sudah pasti ada yang “kalah” dan ada yang “menang” dalam pertarungan ini. Yang kalah akan menjadi miskin (karena harus kehilangan aset-aset yang sudah dijaminkan pada bank), yang menang akan bertambah kaya (karena mendapatkan limpahan aset yang disita). Dalam jangka panjang, para pemenang ini akan terkonsentrasi pada segelintir orang yang paling besar modalnya (baca: para pemilik bank-bank besar).

6.PERANG JUSTRU MEMBERI KEUNTUNGAN BESAR PADA BANK

Betul ini. Sudah dijelaskan bahwa setiap kali uang diproduksi, maka pemerintah akan berhutang pada bank sentral. Selanjutnya, hutang-hutang pemerintah itu dapat diperjual-belikan dan dijadikan aset oleh perbankan untuk kembali “menggandakan” uang (ingat “fractional reserve system” pada poin 4 di atas). Semakin banyak hutang pemerintah, semakin banyak pula uang yang dapat digandakan oleh bank. Nah, perang adalah salah satu peristiwa di mana pemerintah akan berhutang dengan jumlah luar biasa besar. Perang Irak konon menghabiskan biaya sampai $3 triliun menurut ekonom peraih Nobel, Joseph Stiglitz. Wajar saja, kalau sejumlah pihak berpandangan bahwa perang terhadap terorisme adalah konspirasi besar yang sengaja dilakukan untuk memompa lebih banyak uang bagi bank-bank di Wall Street.

7.MEREKA YANG TAK BEKERJA MALAH MAKIN KAYA

Dalam sistem yang sekarang berlaku, kecerdasan dan kerja keras tidak dengan sendirinya membuat seseorang bisa menjadi kaya. Mereka yang memiliki akses lebih baik terhadap modal, itulah yang akan menjadi kaya. Mereka tidak perlu bekerja keras, modal akan bekerja secara otomatis untuk mereka. Para pemilik modal super besar ini, selain merupakan para pemilik bank raksasa, juga biasa menitipkan modal mereka pada para spekulan kelas kakap yang dikenal sebagai “hedge funds”. Degan teknologi dan modal yang dimilikinya, mereka bisa meraih keuntungan yang tak terbayangkan dari perdagangan valuta asing maupun berbagai produk turunan dari pasar modal. Modal lebih menguntungkan untuk dipupuk atau diakumulasi lewat pasar finansial ketimbang digunakan sebagai alat tukar untuk memutar perekonomian di sektor riil. Dalam jangka panjang, sektor riil akan kekeringan modal dan kemiskinan akan bertambah luas. Tapi, di lain pihak, sistem ini juga akan menuju kehancurannya sendiri karena hilangnya “daya beli” publik terhadap produk-produk bisnis yang cuma dimiliki segelintir orang tadi.

8.HUTANG JADI ALAT UNTUK TAKLUKKAN DUNIA

Bagi para pemilik modal atau bank besar, penjajahan atas bangsa lain tak perlu dilakukan secara fisik. Sebuah negara boleh saja memiliki pemerintahan yang demokratis, asalkan sistem moneter dan bank sentralnya mengikuti kemauan para penguasa Wall Street. Negara-negara dunia ketiga takkan dibiarkan untuk punya mata uang yang kuat. Kontrol devisa akan diharamkan, supaya para spekulan yang didukung bank-bank raksasa bisa sewaktu-waktu menjatuhkan nilai mata uang lokalnya. Sebagai gantinya, negara-negara dunia ketiga harus menggantungkan diri dari hutang luar negeri dalam mata uang dolar AS. Karena lagi-lagi, hutang tersebut dikenakan bunga yang tinggi (yang tidak pernah diproduksi oleh bank sentral AS), maka negara-negara dunia ketiga harus mati-matian membayar cicilan hutangnya. Bunga hutang semakin lama semakin besar, mengalahkan hutang pokok negara-negara dunia ketiga. Dalam jangka panjang, negara-negara dunia ketiga harus merelakan aset-aset terbaik dan sumber daya alamnya yang paling potensial untuk diambil-alih oleh korporasi-korporasi besar yang didanai Wall Street.

9.LINGKUNGAN DIKORBANKAN DEMI MODAL

Sistem pinjaman dengan bunga ini, secara otomatis mendorong terjadinya pertumbuhan ekonomi secara terus-menerus – tanpa memperhatikan kemampuan alam dan lingkungan untuk mendukung sistem ekonomi yang serakah ini. Karena setiap ekspansi modal atau kredit yang diberikan pada dunia usaha adalah hutang dengan bunga, maka dunia usaha harus mampu meraih keuntungan yang lebih tinggi dari pinjaman plus bunga yang mereka sudah terima. Akibatnya, lingkungan, selagi bisa dieksploitasi untuk kepentingan pertumbuhan ekonomi, takkan ragu untuk dikorbankan oleh para pemburu keuntungan ini. Dalam kurun waktu yang lama, kita sudah melihat dampaknya bagi pemanasan global akibat eksploitasi berlebihan untuk melakukan ekspansi modal.

10.KEMANUSIAAN YANG DIPERBUDAK KONSEP UANG CIPTAANNYA SENDIRI

Yang paling gila dari semua ini adalah, kemanusiaan diperbudak oleh uang dan sistem moneter ciptaannya sendiri. Kecerdasan dan daya cipta, sebagai modal yang tak ternilai dari kemanusiaan kini menghamba pada konsep uang yang keliru. Bayangkan jika uang tidak dimonopoli produksinya oleh bank sentral. Bayangkan jika, uang digunakan murni sebagai alat tukar tanpa bunga (atau seperti dilakukan Muhammad Yunus, bunga pinjaman dikembalikan lagi pada peminjam dalam bentuk dividen). Bayangkan jika setiap negara tidak mengandalkan dolar AS untuk membangun perekonomiannya, tapi mengandalkan sistem moneternya sendiri yang independen. Kegilaan ini bisa terhenti dengan sendirinya.

16
Dec
08

Pajak! Penting! Sunset policy

nie copas dari milis sebelah
sory klo belepotan ngga pake edit lgsng copas hheeheh
nie fakta dan sedikit info ttg NPWP yg skr lg hot
so bisa baca disini ni2….monggo…..

Pajak! Penting! Sunset policy

berhubung
ini menjadi HOT topic di kalangan orang2 yang sedang kebingungan sama
yang namanya Sunset Policy.. gwa mo sharing sama temen2… btw Dateline
untuk WP lama itu tgl 31 December 2008, klo WP baru (yang punya NPWP
baru buat , punya kesempatan sampe Maret 2008)

gwa sendiri kerja di kosultant Pajak. dan menurut Info yang gwa dapet..

memang bener tuh pada tahun 2009 january 01, jam 00:00:01

misalnya fiskal

buat yang udah “punya” Npwp bakalan di bebasin dari segala bentuk Pajak
Fiskal.

Misalnya klo Pada tahun 2008 kemaren lu ke luar negeri bayar
Rp.1.000.000, – untuk penerbangan, dan Rp.500.000,- untuk perjalanan
Darat / Laut.

nah pada Tahun berikutnya yang “punya” Npwp ga usah bayar Fiskal lagi
tuh bro! TAPI buat yang ” Ga punya” NPWP, lu bakalan bayar
Rp.3.000.000, – untuk Udara/Laut/Darat, (udah keluar Surat Edaran-nya)
bisa di liat di hhtp://www.pajak.go. id

nah satu lagi, yang ga punya NPWP pada tahun 2009, bayar pajaknya 20%
lebih banyak dari pada yg punya NPWP.

============ ========= ========= ========= ========= == =======

oh iya, Sunset policy itu , BUKAN PENGAMPUNAN PAJAK tapi fasilitas
penghapusan DENDA dan BUNGA dari pajak tahun-tahun yang belum atau
kurang lapor. selama 10 tahun ke belakang untuk yang punya NPWP sebelum
tahun 2008, dan yang punya NPWP pada tahun 2008, harus LAPOR pendapatan
selama 5 tahun ke belakang jadi pada dasarnya pemerintah, mau rakyatnya
“Bayar pajak dong klo ga blom di bayar”

tapi buat WP (wajib pajak) lama, pastinya lu ada bayar dong SPT tahunan
1998-2007 kemaren ? klo misalnya ada, bagi yang mau ikut sunset policy
ini lu harus setor untuk Kurang Bayar jadi ibaratnya buat elo2 yang mo
manfaat-in fasilitas Sunset policy ini. lu harus setor dengan nominal
yang Wajar misalnya dulu pas itu dikau bayar spt 500rb per tahun.
otomatis pemerintah maunya lu bayar lebih dari 500rb. jadi lu koreksi
lagi sesuai dengan jumlah pajak yang harus di bayar sama lu gituu gan!

nah, ada satu lagi nih gan, ada FREE TAX Nilai pendapatan tidak kena
pajak, yaitu pendapatan yang lu dapat selama “1 tahun” mau itu pasif /
aktif / saham /atau deposito / capital gain (hasil jual
tanah/rumah/ property) jumlah yang lu bebas pajak itu adalah 12jt rupiah
Per tahun, klo misalnya lu ada Istri sama anak, nah setiap Tanggungan
km dapet 1,5jt Per tahun maksimum 3 pertanggungan, jadi mo anak lu 4
kek 8 kek, tetep aja, maksimum pertanggungan bebas pajak itu 3 orang,
jadi 4 orang sama kepala keluarganya. total kurang lebih 15jt-an jadi
klo pendapatan lu lebih dari itu lu bakalan kena pajak progresif dari
pendapatan lu gan.

misalnya pendapatan lu 30jt neh bos setahun, lu bebas 15jt, jadi 15 jt
lagi lu bayar tu pajak sesuai tarip, maksimal 35% kalau di atas 250JT
per tahun.

nah, kira2 itu di atas gan buat FREE Tax Income.

berikutnya tentang Capital Gain neh bos..

gwa ngerti klo misalnya orang awam taunya tuh, klo punya properti terus
jual itu property kan kena PAJAK bro ? 5% buat masing2 penjual sama
pembeli , Betul ?

nah, misalnya PROPERTY “A” lokasinya di Fatmawati

dulu km beli Harga Rp.500jt tapi Nilai NJOP Rp.350Jt, nah tau lah gan,
klo misalnya jual beli kan biar “Nilai PAJAK yang dibayarkan ke
pemerintah biar motongnya ga banyak dari 5% itu biasanya orang liat
Nominal mana yang paling kecil (dalam hal ini gwa yakin pasti orang
bakalan suruh notarial bikin AJB/PPJB dengan nilai “NJOP”) nah jadi lu
beli Property “A” dengan Rp.500.jt tapi di surat2 lu tulisnya 350Jt,
buat kecilin Pajak. (tapi tetep bayar 500jt ke penjual property dong)
nah tahun perolehan pada tahun 2001 terus pada tahun 2009 nanti lu jual
nih, (ntah BU, ntah karena harganya naek) misalnya Harga NJOP property
“A” lu sekarang 850jt ni. dan lu jual pada harga Rp.1,5M

otomatis kan lu bayar Pajak yang 5% neh bos, dan anggapan kita Final kan ?

pada kenyataannya TIDAK FINAL karena lu bakalan kena pajak lagi sebesar
30-35% ini lah yang di sebut “capital gain

jadi hitungnya gini, dulu lu beli property “A” dengan harga 500jt,
tetapi lapornya 350jt (jadi pemerintah taunya “Nilai property lu 350JT,
bukan 500jt)

nah pas lu Jual itu pada tahun 2009 sebesar 1,5M, atau klo misalnya
Nominalnya lu kecilin jadi 1M deh contohnya. jadi dari 1M lu bayar 5%
kan ? jadi 50Jt buat pajak yang katanya Final itu, terus lu bayar lagi
gan dari

yang jualnya 1M dikurangin waktu lu beli 350jt.

jadi 650JT keuntungan lu dalam menjual Property tersebut. NAH dari
650jta itu, lu musti bayar 35% dari jumlah itu gan jadi lu musti bayar
227,5JT +50jt = buat Jual Property yang lu beli dengan harga 350jt, dan
lu jual dengan harga 1M, lu musti bayar Pajak sebesar Rp. 277,500,000, -

kira2 seperti itu gan! klo tentang property

============ ========= ========= ========= ========= == =======
kendaraan neh gan, mulai TAHUN 2009, klo lu mo “perpanjang” STNK/BPKB,
lu diwajibkan melampirkan NPWP lu, ini bisa buat Kredit ke Pajak lu
juga bro, biar pajak penghasilan lu bisa di kurangin dari “expenses
yang lu keluarin selama setahun ini”

misalnya klo lu makan nih bro, lu kan ada bayar pajak restoran juga
tuh, bisa juga dimasukin. terus ada juga beli barang2 dimana aja,
misalnya Carefour/Makro atau dimana2 “yang bilang klo barangnnya ini
sudah termasuk PPN 10%, dan lain lain. itu lu bisa masukin ke dalam SPT
lu getu gan.

sedikit advantage sih. cuman klo lu ga lapor, kan sayang tuh gan hehehehe
============ ========= ========= ========= ========= == =======

pemerintah sih maunya juragan-juragan sekalian laporin

semua Asset, ntah itu property / deposito / saham / tabungan / kendaraan

Kira2 Seperti itu dulu deh gan, nanti klo ada tambahan info lain, gwa
update Pagenya

Jika Info ini berkenan mohon Klik Thanks aja udah cukup, klo kasi cendol
juga boleh

Buat temen-temen yang mo nambahin juga boleh

beberapa Faqs yang mungkin bisa membantu soalnya inbox saia full T-T

Quote:
Originally Posted by fxjk
klo gw masih 21th,,
blm kerja,,
gimana punya npwp??
jadi taun depan gw kLo mo ke LN bayar 3jt
tolong jelasin sedetil2nya dong bos,,
termasuk klo kerja itu pajeknya berapa perbulan,,
terus misalkan kek toko kelontong gitu pajeknya gmN??
kan penghasilannya ga tentu,,
ya kLo tokonya rame,,
kLo sepi??

thanks,,

misalnya gini, sekarang kan lu blom kerja nih, jadi lu blom perlu
NPWP, jadi NPWPlu bakalan ikut ke Orangtua lu, alias Bokap lu getu gan.

jadi klo misalnya lu keluar negeri, lu lampirin NPWP bokap lo sama bawa
KK lu buat ke-asliannya sama f/c akte lahir, jadi kaya ngurus Bebas
fiskal luar negeri gitu bos. , nah otomatis lu ga usa bayar Fiskal.
asal bokap lu punya NPWP sama di bayar SPT bulanan-nya tapi bayar yg
wajar.. klo misalnya sebulan bokap lu bayar pajak cuma 50.000 sebulan.

ntar akhir tahun 2009 pas pemeriksaan, bokap lu bakalan repot.. ntar
ditanya, lu duit darimana lah itu lah. makanya klo bisa lapor pajak tuh
nilainya Wajar

so aman bro. nah klo misalnya Kerja sampingan brarti kan lu udah
berpenghasilan nih. nah lu musti lapor SPT, dan kalo gaji lu dibawah
Rp. 11.5jt lu bisa minta pembebasan pendapatan pajak. jadi lu bayar
pajaknya ga banyak bos, klo itungannya lu bisa liat deh Tarrifnya, ada
di httP://www.pajak. go.id

disana lu liat aja Tarrif perorangan itu berapa..

seingat gwa

klo 0-11.500.000, 0%

klo 11.500.001 – 25.000.000 10%

dst sampe

diatas 250.000.000, – per tahun musti bayar 30%

pajak buat perusahaan lain lagi.

0-50 jt 10%

dst.

sampe 500jt+ 35%

klo Misalnya Toko kelontong / Toko retail / toko – toko biasa , yang
berbentuk, PD / CV / TB, Dll itu di anggap sebagai perorangan

smoga cukup membantu

============ ========= ========= ========= ========= == ============
========= ========= ====

Quote:

Originally Posted by bonex234
Bos,

inpo pajak berguna banget nih. Ane baru tahu.

brarti kalo kita belanja & jajan, struk nya musti disimpen gitu ?

trus dilampirin dan dilaporin di SPT ?

apa itu berarti mengurangi PPh yang kita setor ? Juga pajak motor/mobil
ngurangin PPh yang kita setor ?

PPh karyawan khan otomatis dah dipotong ama kantor. Apa kita bisa klaim ?

Betul bro! soalnya kan lu bayar PPN, itu brarti lu yang bayar pajak.
Struk2 itu buat bukti nanti ke Dirjen pajak klo pada akhir tahun dia
periksa lu. tapi kalo udah lewat setahun, struknya sih di musnahkan
juga gpp bro

jadi rumusannya sebenarnya gampang bro.

gross income – expenses = net income x (%) = nilai pajak yang harus di
bayar. gitu

semoga membantu

============ ========= ========= ========= ========= == ============
========= ========= ====

Quote:

Originally Posted by siera777

gue
barusan aja punya NPWP, terus setelah punya, apa yg harus gue lakukan?
harus lapor penghasilan tiap tahun kah? cara lapornya gmn? thanks bos,
tar gue kasih ijo2

ok gan. tergantung sekarang lu kapan mulai terima penghasilan. .
karena buat yang punya NPWP baru nih gan. lu musti bikin laporan SPT
tahun lalu.

contoh nih gan.

kalo misalnya sekarang lu pertama kerja pas tahun 2005, brarti lu musti
bikin SPT buat tahun 2005, 2006, 2007, sama 2008 gan. lu isi pendapatan
lu berapa, terus kredit pajak yang lu udah bayar lewat orang lain
(misalnya lu belanjra di carefour atau lu pernah beli barang dimana
lalu ada kena PPN) nah itu lu bisa buat di kurangin pajak yang udah lu
bayar gitu gan.

pada dasarnya lu setor pajak per bulan. terus lapor SPTnya setahun
sekali. dengan menyertakan laporan bulanan lu gitu (kertas kuning) .<

semoga membantu…

============ ========= ========= ========= ========= == ============
========= ========= ========= ========= == =======

Quote:

Originally Posted by bluepheasant
Gan….newbie nih.. (baru bekerja)

berhubung anda orang pajak…jadi saya ingin sedikit bertanya:

Adakah batas penghasilan minimal yang kena NPWP??? misal: orang yang
penghasilannya kurang dari 2 juta sebulan apakah kena pajak??

apa pajak penghasilan itu sebesar 35%?? besar sekali yaa??? sadih aja
merasakan sepertiga penghasilan kita masuk kas negara…memberi ke
negara pada dasarnya tidak masalah..tapi masalahnya adalah takut pajak
kita dikorupsi sama berbagai macam oknum

terimakasih atas pencerahannya

Maap gan gwa bukan orang PAjak hahaa, lebih tepatnya gwa bekerja di
salah satu Firma Konsultan PAjak, ya itu perusahaan yang menjual Jasa

untuk membantu orang-pribadi atau perusahaan yang enga mo ribet. jadi
kita2 ini di bayar buat ngerjaain semua kerjaan yang berhubungan dengan
Pajak, mulai accounting dsb.

emang bro, 35% tuh bak nguras hampir separo pendapatan kite! gile gan gwa
aja ampe pusing hahahaha

tapi setelah gwa bandingin sama negara tetangga kita. memang kita lebih
besar, misalnya Malaysia sama Singapura, mereka punya Pajak 25%

tapi untuk rata2 10%-15%. tetapi untuk negara barat, itu sampe 40%. pajak
emang bikin pusing gan! hehehe

tapi klo gwa denger dari DJP seh gan, pendapatan pemerintah di
indonesia tuh minim banget.. yah.. misalnya klo di amerika, mereka kan
punya yang namanya Social security number, dimana nomer ini nomer
tunggal buat penduduk diamerika gan, semuamua-nya itu sama pakenya yg
penting nomer itu gan. mo beli mobil. mo beli rumah, mo apply kartu
kredit, mo kredit barang, dll. itu fungsinya sebenarnya melihat CREDIT
history lu gan. sama aja kaya NPWP, sekarang di Indonesia berpenduduk
230 JUTA jiwa. tapi yang punya NPWP cuma 5 JUTA NPWP, itu aja
kebanyakan adalah PT. Perusahaan Badan / Persero / Perusahaan Besar….
bayangin ga.. ga nyampe 10% dari total penduduk di Indonesia. okelah,
kita hitung 1 kepala keluarga yang pegang NPWP, terus punya tanggungan
4 -5 orang deh katakan. brarti harusnya data NPWP yang di pemerintah
kan minimal ada lah 70-80 Juta NPWP ? sekarang aja, logikanya nih
gan… klo mau pasang Iklan musti bayar ga gan ? klo mau pasang iklan
di Media cetak aja bayar gan, mau kata itu presiden kek, mau itu DPR
kek, tetep bayar ke perusahaan media cetak, atau mo pasang iklan di TV,
mereka juga bayar.. lah darimana duitnya gan ? dari anggaran pemerintah
lah.. bayangin kemaren sempet tuh DJP pasang iklan gede 1 halaman. full
colour. harganya 200jutaan++ tuh sekali pasang. satu hari doang.

mereka berani keluarin uang, makanya maksud pemerintah tuh ingin
masyarakatnya bayar pajak, taat pajak..

nah kalo hubungan dengan Korupsi atau ada tindak pemerasan dari petugas
pajak di kantor pajak atau yang datang ke tempat juragan terus maksa2
bayar atau di persulit untuk bayar melalui loket / setoran pajak. BISA
GAN! lu punya HAK buat berbicara, soalnya ada tempat
Pelaporan/pengaduan tentang pajak! di 500200 <>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>> >>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>

bro kalo mobil itu baru, gress, biasanya lu bakalan di kirimin kartu NPWP
kalo misalnya lu ga punya.

tapi klo mobil / motor second, dan blom ganti / balik nama. sebaiknya
masukin aja ke SPT lu,. karena nantinya klo lu ga masukin ke laporan
pajak lu.. lu repot pas mo perpanjang STNK,

soalnya klo yang ga punya NPWP, segala pentuk pajak, bakalan lebih bayar
20% dari pada yang punya NPWP

HIBAH / WARISAN

Quote:
Originally Posted by nyemonk
duh, gw baca tret pajak sampe halaman 21 udah puyeng……

langsung nanya aja dah.

gini… gw dikasi warisan ama bokap gw, trus gw mau nanya2 tentang pajak
hibah….

astaga, dikasi ortu sendiri aja kena pajak… masa iya, bokap gw udah
cape2 nabung biar bisa sisa duitnya bisa buat gw trus mesti dibagi lagi
buat bayar pajak??????

Bro, kalo yang namanya Hibah / Warisan itu… berlaku hanya untuk garis
sedarah kebawah…

jadi warisan/ hibah itu hanya berlaku sedarah segaris ke bawah / ke atas
tapi 1 LeveL.

dan penerima Warisan / Hibah itu tetep kena pajak gan, tapi yang
memberikan itu enga kena pajak.

tapi gan harta kekayaan bokap lu, ga bisa tuh di warisin ke atau
hibahkan ke orang lain selain sedarah segaris. kalau misalnya di
berikan ke pada orang lain, sama dengan jual beli., bokap kena pajak,
yang di kasi juga kena pajak.

nah klo misalnya bokap meninggal terus yang terima Nyokap, otomatis nyokap
lu kena pajak layaknya jual beli gan. kena pajak gede

klo turunnya ke lu, justru pajaknya relatif kecil. gitu gan..

tapi yang namanya Hibah / warisan yah begitu, kena pajak 10% yang nerima.
tapi harus sedarah tuh inget…

tambahan lagi

Quote:

Originally Posted by aquafil88

bos,
gw uda berkeluarga n anak 1, cuma tetep bantuin bokap doank.. jadi kalo
misal pendapatan cuma 1.5jt, harus buat npwp juga? ato bisa ga ikut
bokap?jd pas mo ke LN dilampirin npwp bokap…

oh ya tetapi taon 2010 sudah bebas fiskal ya?

thanks

2009 udah bebas Fiskal klo udah punya NPWP gan,

iya gan klo pendapatan bos 1,5jt per bulan berarti

Rp. 18 juta. (per tahun) brarti yang bebas pajak kan 11,5jt + 1,2jt +1,2
jt (per tahun) = 14 juta +
jadi yang bro bayar pajaknya dari 4juta bro. kena 10 %
jadi itungnya bro bayar pajak setahun 4 jt x 10% – 400 rb setahun,
terus 400rb / 12 = sebulan juragan bayar 40-50ribu buat pajak

(hanya ilustrasi loh gan) bukan ril, karena rilnya bro musti masukin
pendapat2an yg lain klo ada, gitu gan

nah klo misalnya ikut bokap gan, nanti yang jadi tanggungan cuman Bokap
sama bro doang,
istri sama anak ga termasuk.

jadi saran saia.. bro bikin NPWP sendiri aja, jadi bisa dapet
pertanggunan untuk istri dan anak. maksimal 3 pertangungan gitu gan
setiap pertanggungan bebas nilai pajaknya 1,2jt per tahun… (memang kecil
sih)

semoga membantu gan

============ ========= ========= ========= ========= == ============
========= ========= ========= ========= == =======

Update gan, PTKP , PENGHASILAN TIDAK KENA PAJAK

Originally Posted by huget723 View Post

koreksi bro

1. klo beli barang di carefour, loe bayar PPN, itu ga usah dicatet dan
ga usah dimasukin ke SPT, karena klo cuma karyawan (bukan pengusaha)
loe ga wajib lapor SPT PPN

perlu diinget, yg jadi kredit pajak PPh yaitu PPh yang sudah pernah loe
bayar tapi dipotong sama pihak lain

2. pajak motor/mobil ga dicantumin dalam SPT karena itu pajak
daerah/pajak pembangunan, beda perlakuannya dengan pajak pusat
(PPh,PPN) dan itu ga bisa jadi kredit pajak/ga bisa ngurangin PPh loe

3. tarif pajak per 1 januari 2009

Orang Pribadi

pendapatan 0-50 jt = 5%

50-250 jt = 15%

250-500 jt = 25%

> >500 = 30%

Badan = tarif tunggal 28%

4.batasan PTKP (Pendapatan Tidak Kena Pajak)

diri sendiri = 15,84 juta

tambahan kimpoi = 1,32 juta

tambahan tanggungan (anak) maks. 3 = 1,32 juta/tanggungan

jadi klo pendapatan loe kurang dari PTKP, loe tetep lapor SPT tapi NIHIL,
dan ga perlu bayar pajak

============ ========= ========= ========= ========= == ============
========= ========= ========= ========= == =======

perhitungan PTKP cara Hitungnya bagi yang masih tidak ngerti

Situasi “A” dengan gaji Rp. 800.000 / bulan

Misalnya Gaji si “A” Rp. 800.000 per bulan., maka total gaji si “A”
dalam 1 tahun itu ” 12 Bulan x Rp.800.000,- = Rp. 9.600.000,-

PTKP = Rp, 13.500.000,-

Pendapatan kena Pajak ===========

Nihil.

jadi si “A” lapor pajak pendapatan itu Nihil. karena dalam hal ini WP
mempunyai pendapatan yang disebut PTKP atau FREE TAX INCOME.

Situasi “B” dengan gaji Rp. 1.500.000,- / Bulan

Misalnya Gaji si “B” Rp. 1.500.000,- per bulan,. maka total gaji si “B”
dalam 1

tahun itu ” 12 bulan x 1.500.000,- = Rp. 18.000.000,-

PTKP = Rp. 13.500.000,-

Pendapatan kena pajak ============

rp. 4.500.000,-

jadi dalam hal ini wajib pajak musti bayar pajak pendapatan yang lebih
dari PTKP atau (Allowed FREE TAX INCOME) sebesar Rp.4.500.000, – jadi WP
harus membayar Pajak sebagai berikut:

(( Rp. 4.500.000,- x 5% ) / 12 = per bulannya juragan setor Rp. 18.750 )

atau setahunnya Rp. 225.000,- adalah jumlah pajak yang harus di bayar

Situasi “C” punya gaji Rp. 2.000.000,- dan ada pendapatan Pasif

Misalnya Gaji si “B” Rp. 2.000.000,- per bulan,. maka total gaji si “B”
dalam 1

tahun itu ” 12 bulan x 2.000.000,- = Rp. 24.000.000,-

PTKP = Rp. 13.500.000,-

Pendapatan kena pajak ============

rp. 10.500.000,-

pendapatan pasif, berupa

menyewakan 1 kamar Kost

per bulannya 500.000,- x 10% pajak = Rp. 50.000,-

jadi dalam hal ini wajib pajak musti bayar pajak pendapatan yang lebih
dari PTKP atau (Allowed FREE TAX INCOME) sebesar Rp.10.500.000, – jadi
WP harus membayar Pajak sebagai berikut:

jadi Pajak yang harus dibayar oleh “C” adalah

Rp. 43.750 + 50.000 = Rp. 93.750 per bulan

atau Rp. 1.125.000,- per tahun.

Semoga membantu…

============ ========= ========= ========= ========= == ========

buat juragan – Juragan yang perlu Info tentang Pajak, bisa ke website ini
nih…

www.pajak.go. id

www.ortax.org

15
Dec
08

BBM turun lagi

pagi dini hari gw msh terjaga maklum da tim kesayangan JUventus tanding, JUventus Vs MIlan smbil nungguin laga dimulai tidak disangka tepat jam 12 ada brita dari istana
apaan yak…tryta pengumuman BBM premium dan Solar bersubsidi turun lagi gw lgsng bilang Alhamdulillah
terlepas dr muatan politis dan apa pun,gw memuji langkah pemerintah menurunkan BBM lg ditenga situasi kek skr
pasti da yg komentar halah biasa emank HARGA MINYAK DUNIA lg murah biasa itu heheh…tp bg gw ttp aja nie langkah positif apapun alasanx krn dampakx lgsng ke rakyat bnyk

smoga dgn BBM turun beban masyarakat di tengah krisis global ini berkurank,emank ga besar smula premium Rp. 5.500.000 menjadi Rp 5.000.000 dan solar dari Rp. 5.500.000 menjadi Rp. 4.800.000

dampak…..

klo bg gw penurunan trsbt jelas dgn harga br brarti gw bisa hemat 1000 per hari nah kali 30 hr brarti 30rb ini jelas meningkatkn daya beli hheheh
nie kn tujuannx meningkatkan daya beli ditenga krisis global dan smua pengusaha sulit tentux brita tadi malem bagai angin segar ditengah suhu sejuk musim ujan heheh
itu contoh klo dampakx bwt gw
klo bg msyarakat byk lg efekx diharapkn harga jual brnk menurun,ankutan menurun,cost production pabrik2 menurun ,krn BBM scr lgsng mempngaruhi hal itu smua

skali lg Alhamdulillah moga masa depan bangsa lebi baik

kabar bahagia makin lengkap dgn kemenangan telak Juventus atas milan hehehe Juve ale ale Juve…
skr tidur aah…..

12
Dec
08

Cintailah produk dalam negeri

cintailah produk dalam negeri
mendengar itu rasanya uda bosen hehehe
jargon lama dan klise
temen2 emank sepeleh cmn hal itu skr salah satu faktor penting untuk mnyelamatkan negra qt dari krisis global dengan memburukx situasi ekonomi Amerika,negara2 eropa dan smua negara aq pikir menghadapi situasi sulit yg sama.
susa cari market,daya beli menurun apalagi bwt barank2 sekunder
beruntunglah negara kita kaya pangan dan lebih mandiri daripada taun 1998
kenapa si koq penting beli produk dalam negeri??
dengan kita beli produk dalam negeri maka kita turut membantu keberlangsungan industri di indonesia palagi yang UKM ditengah mereka kesulitan cari pasar masa qt mo beli produk negara lain??ga banget kan
untuk skr ditahan deh masala gengsi pake merek amrik toh kualias produk qt ga kalah mala lebi murah

jadi temen2 drpd beli produk orng luar dan kasi makan ornk luar mending beli produk dalam negeri
mulai dari diri sendiri

smoga qt bisa survive di tengah terjangan Tsunami Ekonomi datang ke Indonesia awal 2009 ??? AMIN

klik dibawah ini


perspektif online untuk lebih lengkap

karena 2009 adlah taun penuh perjuangan dan berat,ditamba ada pesta demokrasi dinegara kita smoga smua berjalan lancar
dan dapat pemiimpin yg lebih baik

Amin Amin

12
Dec
08

Manfaat NPWP bg lo lo pade

Punya penghasilan, tapi tidak punya NPWP? Apa kata dunia? Begitu slogan dari dirjen pajak akir2 ini

Ya, seharusnya memang begitu. Sbg individu atau badan yang sudah memenuhi ketentuan wajib pajak, harusnya punya malu jika tidak memiliki NPWP (nomor pokok pemegang pajak). ya iyalah masak ya iya donk, untuk fasilitas yang kita nikmati di negeri ini, nyaris seluruhnya dibangun dari pajak. Jadi, bila tidak mempunyai NPWP, sama artinya melalaikan kewajiban sbg WNI yg baik eheheh ok ok…piiiss….

apa si NPWP itu???

Berdasarkan Pasal 1 angka 6 Undang-undang KUP (Undang-undang Nomor 6 Tahun 1983 yang terakhir diubah dengan Undang-undang Nomor 28 Tahun 2007), Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP ) adalah nomor yang diberikan kepada Wajib Pajak sebagai sarana dalam administrasi perpajakan yang dipergunakan sebagai tanda pengenal diri atau identitas Wajib Pajak dalam melaksanakan hak dan kewajiban perpajakannya.

Dalam terminologi Pajak Penghasilan, seseorang atau badan yang telah memenuhi persyaratan subjektif dan objektif akan menjadi Wajib Pajak. Setiap Wajib Pajak yang telah memenuhi persyaratan subjektif dan objektif ini wajib mendaftarkan diri pada kantor Direktorat Jenderal Pajak yang wilayah kerjanya meliputi tempat tinggal atau tempat kedudukan Wajib Pajak dan kepadanya diberikan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP ).

Bagi Wajib Pajak Orang Pribadi, seseorang memenuhi syarat subjektif jika orang tersebut berada atau bertempat tinggal di Indonesia melebihi 183 hari dalam jangka waktu 12 bulan. Syarat objektif terpenuhi jika orang tersebut mendapatkan atau memperoleh penghasilan yang besarnya melebihi PTKP dalam satu tahun pajak.

sumber : http://dudiwahyudi.com

heheehehe cukup jelas kan bungkus dah..

naah skr menginjak keuntungan punya NPWP sesuai judulnye

pastinya nie sbg identitas wajib pajak nah keuntunganx bwt negara jd lebi tertib administrasi perpajakanx makax sbg WNI yg baik urus donk!!!! NPWP membuat masyarakat tertib pajak sehingga keberlangsungan kehidupan bernegara semakin lancar. “Bila masyarakat sadar pajak, keuntungan yang dirasakan banyak sekali. Pembangunan bisa ditingkatkan, fasilitas-fasilitas umum dapat diperbaiki,
nah jelas kn temen2

yg diatas itu keuntungan bg negara nah lho…bg qt apaan dunk? tenang2 pastinya ada lah

1. mereka yang sudah mengantongi NPWP akan bebas fiskal jika bepergian ke luar negeri. Tinggal menunjukkan NPWP di loket pembayaran fiskal, baik di bandara maupun pelabuhan internasional. Setelah itu, pemilik NPWP bisa melenggang tanpa harus membayar sepeser pun.siiip daah..

2. Keuntungan lain memiliki NPWP, pajak yang dikenakan jauh lebih rendah daripada yang tidak ber-NPWP. Mereka yang belum beridentitas wajib pajak harus membayar pajak 20 persen lebih tinggi.
3. Bila wajib pajak telah berkeluarga, istri boleh menggunakan NPWP milik suami. Anak di bawah umur 21 tahun juga boleh memakai NPWP bapaknya supaya bebas fiskal. Pembebasan fiskal tersebut sudah pasti terasa seperti angin surga, terutama bagi mereka yang kerap bepergian ke luar negeri. Sebab, dengan begitu, biaya perjalanan menjadi semakin murah. Tarif pembebasan fiskal bagi pemegang NPWP tersebut efektif diberlakukan mulai awal tahun depan.

Nah, dengan segala fungsi dan keuntungan, tidak ada alasan untuk tidak memiliki NPWP. Apalagi, cara mengurus NPWP begitu mudah. “Tinggal datang ke kantor pelayanan pajak, menyerahkan fotokopi KTP, NPWP sudah ada di tangan

aq sudah mengurus kemarin dan skr uda punya deh heheehehe
jadi pas ngalamar anak orank ga kluar da tu kata2 sadis

Kamu punya NPWP..,”ngga” sama negara aja kamu pelit apa lagi sama anakku apa kata dunia…
wkwkwkw :) ) :D

Warga Bijak Taat Pajak

dari berbagai sumber…..

11
Dec
08

Kabar Bu Sri Mulyani Mundur

Cuplikan dari Tempo

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati beserta seluruh jajaran eselon satu Departemen Keuangan, Rabu malam lalu, menyampaikan rencana pengunduran diri kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Niat itu disampaikan oleh Sri beserta jajaran lengkap pejabat Departemen Keuangan di Istana Negara, Jakarta. “Pertemuan itu hanya dilakukan dengan Presiden,” kata sumber Tempo di lingkungan Istana. “Sekitar pukul 11 malam.”

Aksi mundur ini berawal dari kekecewaan Sri Mulyani dan jajaran Departemen Keuangan atas intervensi pemerintah terhadap Bursa Efek Indonesia. Semula, Bursa akan kembali memperdagangkan saham Bumi Resources milik Grup Bakrie, yang dihentikan perdagangannya di lantai bursa sejak 7 Oktober lalu akibat harganya longsor hebat.

Namun, tiba-tiba keputusan itu dibatalkan sesaat sebelum perdagangan sesi pertama dibuka pada pukul 09.30. Tak ada penjelasan detail di balik keputusan ini. Direktur Bursa Efek Indonesia Erry Firmansyah hanya menyebutkan, “Atas permintaan pemerintah.” lebih lengkap klik disini

wow brita yang menghebohkan setelah suda sedikit redah masalah ini
muncul lg seperti biasa bantahan kluar lewat JUBIR SBY , bung andi hehehe
ibu ani baik2 saja like usual…

ya ini bukti keberpihakan pemerintahan skr pada pr elit ya trmsk pak Bakrie
yg ini bukan umar bakrie lho ya hehehhe

tp qt musti bersyukur punya Minister of Finance Sri Mulyani
hebat bu teruskan perjuanganmu….




Blog Stats

  • 8,705 hits

Top Clicks

free ms prita

 

June 2012
M T W T F S S
« Jun    
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
252627282930  

Categories

Join My Community at MyBloglog!

Online Status

Dukung Gerakan Ini

Go Green Indonesia


Greenpeace

Join One Campaign

Pages

my twitter


Follow

Get every new post delivered to your Inbox.